Sudah berapa banyak langkah yang kau ambil hanya untuk berjalan kepada dirimu sendiri? Karena nyatanya, untuk bertemu dengan dirimu sendiri tanpa ada topeng menghalangi merupakan kesempatan langka. Malam panjang tak berbintang, penuh tangis, tanpa tawa kini perlahan berlalu. Hati yang lelah, Mata berteriak ingin dipejam, Kaki kian muak tuk melangkah, Lisan yang menolak bertutur kata. Beristirahatlah. Beristirahatlah. Beristirahatlah. Peluh kau hapuskan, luka tersembuhkanlah. Sejenak ratapi, resapi semua pencapaian hingga detik ini. Sejenak hilangkan dulu penatmu. Sejenak rebahkan pundak kecilmu, sudah terlalu lama ia memikul beban seorang diri, sudah terlalu sering ia terisak dikala banyak insan terlelap. Angin berhembus, ia titip salam "Selamat tidur, besok kita coba lagi ya?" Bulan dan bintang tersenyum malam ini, seakan tahu esok kan datang hal baik. Mama berpesan, suatu hari nanti ini semua akan menjadi memori yang bisa kita kenang dengan senyuman...
that typical melancholic weirdo you often see spending her time alone at the corner of a cozy cafe, with a glass of ice latte and books or laptop on table.