Skip to main content

Introduction



Assalamu'alaikum!
Agak asing rasanya menulis seperti ini, mungkin karena ini tulisan pertamaku disini, hehe.
Ah! Namaku Ranum, singkatnya. Sudah sejak lama aku ingin memulai sebuah blog, mungkin sejak SMP..? kalau aku tak salah ingat. Kurasa, tak ada salahnya ingin berbagi banyak hal yang terjadi dalam hidupku -yang semoga tidak membosankan- pada orang lain. Dan ah, tentang bagiamana aku baru bisa sampai disini setelah menginginkan ini begitu lama.. yah, banyak hal yang terjadi tentu saja, hingga membuatku tak terlau memusingkan keinginanku yang satu ini. Tapi dari sekian banyak hal yang bisa kujadikan alasan, sebenarnya ada satu yang mungkin.. kedengaran agak konyol. Well, ini hasil ngestalk akun instagram seorang yang juga blogger. Seseorang yang entah bagaimana bisa ku-stalk berhari-hari. Dan ya, disinilah aku. Haha.

So, tentang diriku, aku suka menulis -yang membawaku kesini juga tentunya- walau aku tak menjamin tulisanku ini bagus ya hehe. Jadi mungkin sudah sejak SD aku mulai menulis. Dari jaman masih pake orji -kalo ada yang tau- diary yang ada gembok sampai binder wkwk. Kalo sekarang sih jujur aku gak suka samsek pakai binder padahal anak kuliahan kebanyakan pakai binder krn dianggap lebih simpel, but for me, it’s a total no. Jawabannya karena, ga bisa leluasa ngedoodle pas bosen dan berhubung aku kalo nyatet itu pasti cepat dan berantakan, ring binder itu jujur menghalangi banget, jadi aku lebih memilih pakai buku catatan.

Selain itu, aku juga sangat hobi cekrek-cekrek alias ngambil foto, terutama foto-foto aesthethic! Ya aku tahu kemampuanku ini tidak seberapa dengan mereka yang menggeluti bidang Fotografi -jauuh banget yaampun- tapi tidak menghalangiku untuk terus belajar mengambil foto dengan lebih baik. Aku juga suka mengedit foto, gatau kenapa, ya suka aja hehe.

Kalau ditanya aku ini orang yang seperti apa? Mungkin jawaban simpelnya.. Awalnya malu-malu, lama kelamaan malu-maluin.

Jujur temenku rata-rata bilang aku ini awalnya dikira judes banget sampai mereka sungkan mau ngajak aku ngobrol, lah pas udah lumayan dekat mereka bilangnya aku ini rada idiot :') jahat bgt. Aku paling susah ngafalin nama orang kalo kita interaksinya di bawah 3 kali. Trus kalo lagi gak fokus, telminya parah dan suka ceroboh hiks.

Kalau lagi pengen ngomong jadinya bawel parah, ngoceh sana sini terlebih kalo tentang film. Tapi kalo sisi melonya mulai keluar, diem banget bahkan mau ketemu orang aja rasanya ogah alias pengen mengurung diri tanpa ada kontak dari dunia luar -etsah.

Plus, aku paling benci terikat sama peraturan yang buat kreativitasku menciut. Contohnya sesimpel aku yang lebih suka buku catatan tidak bergaris dibanding yang bergaris, karena aku bisa puas berkreasi dengan catatanku

Jadi intinya, aku ini tidak sejudes tampangku -harap maklum plis ini muka udah dari sononyaa- dan untuk orang-orang yang masih beranggapan aku ini lugu yaampun mari kita berpelukan -terharu sekali saya :')- tapi mohon maaf saudara-saudari terkasih, aku tidak seperti yang kalian pikirkan lol.

Well, kuakhiri saja bacotanku yang tidak singkat ini. Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca intro yang garing ini, see ya next time! xoxo


"Loving yourself will save your soul."

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

ground zero.

  And now it’s over between me and the one i called ocean once,  I should’ve known that we’ll never last.  But how would I know? I was in love. 1 year and a half was short, but the love we shared was real at least for some moments. Even though it didn't last long,  Even though the fussin’ and cursin’ never stopped, we were real. There were times we grieved in silence and comforted  each other in the middle of chaos. There were times we held onto each other,  relied on each other and watched everything else fall apart,  and then one day, it just stopped. Only broken promises left,  filling this empty room along with lies that slowly unfold. I know I could never forget the pain in my rage full cry that day  when all my nightmares hunt me down till I realize,  it was never a nightmare.  It's a reality that I live in.  I just hate the fact that you made all my fears come true. Though I wish to never feel such pain again, I am grate...

castaway

And just like that, 2022 ended right when rain comforts you the most and the touch of sun rays feel strange. Sorely, serenely, delightfully. In a blink of an eye, a lot changes. Feelings that once familiar, fade and becoming distant. Some stories end, some into the new beginnings. New books, new hair-cut, new paints, new year. Still, there are things that stay the same no matter how many years have passed. Is it because I’m getting older, suddenly living alone feel quite romantic to me. Pile of dishes, the smell of washed laundry, wet napkins, food that rots faster than ever, purring cats on rainy days, run out spices.. I tend to forget the beauty in small things as life gets harder. I’ve come to realization that being a grown woman, fighting each day to fulfill my dreams is alluring, yet frightening. Living alone means that I make my own rules. And soon, my mother’s scolding is no longer the reason for me to clean up. But when the petal of roses on glass vase begin to fall off, ...

Shiwai Nana

  30.07.2023 SOQ ->DJJ, 8121 mdpl Aku pergi. Tiba saatnya aku meninggalkan tempat ini lagi. Kota yang akan selalu jadi istimewa di sudut hati terdalam. Walau kali ini aku tak sampai ke Womom, kampung kesayanganku, tapi rindu dan haus akan asinnya pantai Tambrauw sedikit terobati ketika kuhirup lagi udara di bukit Malakarta. Dari kejauhan, lautmu terlihat begitu teduh. Apa kau masih ingat hari cerah ketika tubuhku dibasuh hangat ombakmu kala itu? Aku berjelajah ke banyak tempat, menyusuri hutan demi hutan, sungai demi sungai, menikmati waktu bergulir tuk temukan apa arti ruang kehidupan. Berada begitu dekat dengan alam selama berhari-hari membuat jiwaku serasa terbasuh air sejuk. Rantai yang membelenggu sekian tahun, mulai luruh. Hidup memang punya segudang kejutan. Berliuk-liuk seperti Sungai Auk. Aku tahu aku suka berpetualang, namun tak terpikir olehku akan sampai di tempat yang disucikan oleh masyarakat adat.                ...