Lately ada banyak sekali novel-novel romance dari wattpad yg dibukukan. Bejibun. Sebenarnya bukan baru belakangan ini ramenya, sudah sejak 2015an, apalagi dengan maraknya dunia per fanfic-an dan hallyu di Indonesia. Hanya saja, selama bolak-balik gramedia setahun ini, aku perhatikan selalu ada wattpad novel yang nyempil di etalase best selling book, padahal ratingnya di goodreads... pretty upsetting. Well, aku tidak tahu sih gimana aslinya buku itu kalau dibaca, seru atau tidak, tapi seringkali aku sudah ogah duluan baca isinya karena baru nengok blurb saja plot cerita sudah tertebak.
Tunggu, tunggu, biar kuperjelas. No hate for wattpad readers, aku juga dulu garda terdepan wattpad kok. Tapi semakin bertambah usia semakin merasa platform orange sudah tidak relevan lagi. Terlebih baca cerita dengan gaya penulisan 's pov, atau lo gue-lo gue. Jujur dulu rasanya enjoy enjoy saja bacanya, tapi setelah baca classic dan satire yang bahasa baku, aku jadi cringe sendiri kalau balik ke buku dengan gaya penulisan tidak baku.
Aku reader yang menganut kepercayaan bahwa apa yang terbit di platform orange, tidak perlu dibuku-fisik-an. Ya aku tahu, itu cuma opiniku, tapi jujur aku masih merasa risih dengan maraknya novel wattpad dengan alur cerita cringe bertema anak sekolah. Ya Tuhan. Ini serius tepuk jidat.
Memang benar, ada juga beberapa buku yang bagus dari wattpad, bagus b.a.n.g.e.t. malah, seperti buku-buku karya rintiksedu. But it hurts my feeling kalau buku sebagus punya rintiksedu ketutupan sama buku cringe yg overrated. Mungkin ini salah satu alasanku ogah membaca buku dari wattpad.
Tapi setelah kupikir-pikir lagi, tentu saja aku menganggap wattpad tidak relevan denganku yang sudah umur segini, karena target audience wattpad rata-rata adalah remaja puber. Aku sudah melewati fase pubertasku, jadi, ya tentu saja bahan bacaanku semakin berbeda.
Quick reminder if you forgot, remaja berusia 15-19 tahun di Indonesia adalah kelompok dengan populasi tertinggi berdasarkan BPS sampai 2020 lalu. Dan dari data tersebut, ada teori yang berseliweran di universe quora kalau ini bisa jadi alasan mengapa buku-buku cringe justru overrated. Karena lebih banyak pembaca dari usia remaja dibanding kelompok usia lainnya. Dan remaja, biasanya lebih memilih genre seperti yang kubilang tadi.
But yea. Reading is reading as long as we enjoy it. So, dear anak wattpad, maaf kalau aku terkesan shady banget di awal, ini cuma opiniku.
Comments
Post a Comment