Tanggal 14 juli kemarin aku resmi sidang skripsi dan Alhamdulillah dinyatakan lulus dengan nilai A. Setelah semua kepayahan, malam-malam panjang penuh risau, tiada seharipun kulewati tanpa menghela nafas berat, beban yang selama ini memenuhi dadaku, mimpi buruk akibat tekanan bertubi-tubi, sesi konseling yang bahkan tidak membantu sama sekali, tangis yang pecah sesaat sebelum memejamkan mata, dismenore yang kembali menghantuiku.. Setelah semua badai itu. Setelah semua badai itu. Aku dinayatakan lulus dengan nilai memuaskan. Setelah gladi resik tadi aku pun tahu nilaiku tertinggi untuk yudisium S1 periode ini di fakultasku. Sejujurnya aku tak tahu apakah semua hal yang terjadi padaku dalam kurun waktu 4 tahun ini sepadan dengan ipk nyaris 4 dan predikat cumlaude, tapi aku tetap bersyukur. Aku bersyukur karena setelah semua drama yang kulalui, aku masih bisa berpikir waras walau selama ini sudah bolak balik tercebur dalam ketidakwarasan. Fase slumpku selama berbulan-bulan mam...
that typical melancholic weirdo you often see spending her time alone at the corner of a cozy cafe, with a glass of ice latte and books or laptop on table.